Capaian Gemilang! Kota Cimahi Peringkat 5 Teratas SPBE Nasional 2025, Pijakan Kokoh Menuju Smart City
Cimahi- Kota Cimahi kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah transformasi digital pemerintahan. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2025, Kota Cimahi berhasil meraih Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 4,15. Skor tinggi ini tidak hanya melambungkan Cimahi ke dalam lima besar kategori kabupaten/kota terbaik di Jawa Barat, tetapi juga menempatkannya di jajaran elit pemerintah daerah dengan tata kelola digital terdepan secara nasional.

Baca Juga : Kemenkumham Kukuhkan Mardiono, Peta Kepemimpinan PPP Dapat Kepastian Hukum
Komitmen Nyata di Balik Angka Prestasi
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyambut baik capaian ini dengan penuh syukur. “Alhamdulillah, pencapaian Indeks SPBE 4,15 ini adalah buah dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkot Cimahi. Posisi kelima terbaik se-Jawa Barat ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata konsistensi kami dalam membangun pemerintahan yang modern, efisien, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ngatiyana menegaskan bahwa transformasi digital bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah alat strategis untuk mencapai pemerintahan yang lebih baik. “Efisiensi anggaran dan efektivitas kinerja adalah dampak langsung yang kami rasakan. Banyak kegiatan seremonial dan koordinasi yang kini beralih menjadi pertemuan daring. Hasilnya? Anggaran transportasi dan konsumsi bisa ditekan secara signifikan, sementara produktivitas dan kecepatan koordinasi justru meningkat,” paparnya.
Inovasi Digital yang Menjangkau Langsung ke Warga
Lantas, seperti apa wujud nyata SPBE di Kota Cimahi? Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, membeberkan sejumlah terobosan inovasi digital yang telah diluncurkan dan langsung bisa dinikmati oleh masyarakat.
-
Portal PolaKami: Sebagai ‘gerbang digital’ utama, portal ini menjadi pusat layanan publik bagi warga Cimahi. Masyarakat dapat mengakses berbagai informasi, panduan, dan formulir layanan tanpa perlu antre lama di kantor.
-
Aplikasi PoladKami: Aplikasi ini khusus dirancang untuk mempercepat dan mempermudah administrasi internal pemerintahan, mulai dari pengelolaan surat menyurat hingga arsip digital, yang pada akhirnya berdampak pada pelayanan yang lebih cepat ke publik.
-
WhatsApp Mantap (WA Mantap): Inovasi ini mungkin yang paling dekat dengan keseharian warga. Melalui kanal WhatsApp yang terintegrasi, masyarakat bisa menyampaikan aduan, menanyakan informasi, hingga melaporkan berbagai masalah di lingkungannya dengan cepat dan mudah. Layanan ini menjawab tantangan aksesibilitas dengan memanfaatkan platform yang sudah sangat familiar.
“Intinya, dengan layanan-layanan ini, kami ingin mendekatkan diri kepada warga. Masyarakat tidak harus lagi meluangkan waktu datang ke kantor untuk urusan-urusan administratif tertentu. Semua bisa diakses dari genggaman tangan,” jelas Hendra.
SPBE: Landasan Kokoh Menuju Cimahi Smart City
Tata Kelola Pencapaian ini bukanlah garis finis, melainkan titik tolak yang kuat. Hendra menekankan bahwa SPBE adalah fondasi utama dan pintu masuk menuju visi besar Cimahi Smart City.
“Langkah selanjutnya yang sedang kami genjot adalah integrasi data dan aplikasi di seluruh Perangkat Daerah (PD). Ini adalah syarat mutlak. Dengan sistem yang terhubung, tidak akan ada lagi ego sektoral, duplikasi data, atau pemborosan anggaran untuk membuat sistem yang tumpang tindih. Data yang terintegrasi akan menjadi ‘bahan bakar’ untuk menciptakan layanan-layanan pintar yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” tegas Hendra.
Dengan fondasi SPBE yang sudah kuat dan komitmen yang tidak goyah, Pemerintah Kota Cimahi optimistis dapat terus mempercepat laju transformasi digital. Prestasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan indeks di atas kertas, tetapi lebih penting lagi, mampu meningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas. Cimahi pun kian mantap menapaki perannya sebagai salah satu kota percontohan pemerintahan digital di Indonesia.





