, ,

Simulasi Penanganan Huru-hara Skala Besar Digelar Polrestabes Bandung Di Lapangan Tegallega

oleh -301 Dilihat

Siaga Maksimal! Polrestabes Bandung Gelar Simulasi Pengamanan Huru-hara di Tegallega

Diskusi Cimahi- Suasana Lapangan Tegallega, Kota Bandung, berubah menjadi arena gladi tangguh ratusan personel keamanan. Polrestabes Bandung menggelar simulasi penanganan huru-hara skala besar. Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah komitmen untuk memastikan kesiapan terbaik dalam mengantisipasi berbagai skenario gangguan keamanan yang mungkin terjadi.

Simulasi Penanganan Huru-hara Skala Besar Digelar Polrestabes Bandung Di Lapangan Tegallega
Simulasi Penanganan Huru-hara Skala Besar Digelar Polrestabes Bandung Di Lapangan Tegallega

Baca Juga : Pemkot Cimahi Komitmen Seluruh Komunitas Wujudkan Kota Bebas Rabies

Dengan penuh semangat, para personel dari beragam satuan—mulai dari Sabhara (Samapta Bhayangkara), Brimob (Brigade Mobil), hingga Satlantas (Satuan Lalu Lintas)—bersatu padu mengasah ketajaman taktik dan prosedur. Tujuannya jelas: meningkatkan kesiapsiagaan dan membentuk respons yang terkoordinasi, cepat, dan profesional ketika menghadapi aksi massa yang berpotensi ricuh.

Gladi Lapangan Hadapi Berbagai Skenario

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, secara langsung memantau jalannya simulasi. Dalam pernyataannya, Budi menekankan pentingnya latihan semacam ini. “Simulasi ini adalah langkah proaktif. Kami ingin setiap personel benar-benar terbiasa dan tidak gagap ketika berhadapan dengan dinamika lapangan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, latihan kali ini dirancang sangat komprehensif. “Mulai dari teknik dasar pengendalian massa, komunikasi persuasif dan negosiasi, penggunaan peralatan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), hingga prosedur evakuasi korban luka, semua kami praktikkan secara langsung,” tambah Budi.

Simulasi menggambarkan sebuah skenario dimana aksi unjuk rasa damai berubah menjadi anarkis. Personel kepolisian terlihat melakukan berbagai manuver, mulai dari membentuk formasi barikade yang kokoh, melakukan upaya negosiasi untuk meredakan ketegangan, hingga menurunkan kendaraan taktis seperti water cannon (kendaraan pemadam air) ketika situasi dinilai sudah tidak dapat dikendalikan.

Sinergi Lintas Instansi Kunci Keberhasilan

Yang membuat latihan ini terasa lebih solid adalah keterlibatan berbagai instansi terkait. Tidak hanya mengandalkan kekuatan Polri dan TNI, simulasi ini juga melibatkan Dinas Kebakaran Kota Bandung untuk penanganan darurat kebakaran, Dinas Kesehatan dan tim medis untuk evakuasi korban, Dishub untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, serta Satpol PP.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah kunci utama. “Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan melatih sinergi ini, koordinasi di lapangan saat kejadian sesungguhnya akan berjalan lebih mulus dan efektif,” papar Asep.

Ia juga menambahkan bahwa latihan semacam ini digelar secara berkala sebagai bentuk antisipasi dan evaluasi terus-menerus. “Kami tidak ingin ada kata ‘tidak siap’. Setiap anggota harus paham betul peran, tugas, dan prosedur standarnya. Ini semua pada akhirnya untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kota Bandung,” pungkas Asep.

Dengan digelarnya simulasi ini, diharapkan tidak hanya kemampuan teknis personel yang terasah, tetapi juga kepercayaan publik akan profesionalitas dan kesiapan aparat keamanan dalam menjaga Kota Bandung yang kita cintai ini.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.