Cimahi Perkuat Perang Melawan Rabies dengan Layanan Vaksinasi dan Sterilisasi Gratis
Diskusi Cimahi- Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2025, Pemerintah Kota Pemkot Cimahi menunjukkan komitmen kuatnya untuk menciptakan kota yang bebas dari penyakit mematikan tersebut. Melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Pemkot menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Act Now: You, Me, Community” atau “Bertindak Sekarang: Kamu, Aku, dan Komunitas” di Gedung B Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah.

Baca Juga : Pemkot Cimahi Dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp84 Juta Untuk Ahli Waris Linmas
Acara ini tidak hanya seremonial, tetapi menghadirkan aksi nyata berupa layanan gratis vaksinasi rabies untuk semua hewan peliharaan dan sterilisasi (kebiri) untuk 50 kucing jantan. Ini merupakan upaya strategis untuk mempertahankan status nol kasus rabies yang telah diraih Kota Cimahi.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas masyarakat. “Peringatan Hari Rabies Sedunia ini kita gelar setiap tahun sebagai pengingat dan aksi bersama. Tema tahun ini, ‘Bertindak Sekarang’, menegaskan bahwa pencegahan rabies adalah tanggung jawab kita semua. Dengan merangkul berbagai komunitas pecinta hewan, kami yakin dapat menjangkau lebih banyak pemilik hewan peliharaan dan memperkuat pertahanan kesehatan di tingkat akar rumput,” ujar Adhitia.
Layanan Lengkap untuk Kesehatan Hewan dan Dukungan Ekonomi
Dengan demikian, acara ini memberikan manfaat ganda bagi masyarakat Cimahi.
Adhitia juga mengungkapkan visi jangka panjang Pemkot Cimahi untuk meningkatkan fasilitas kesehatan hewan. “Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah kami, kami berkomitmen untuk menyempurnakan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Ke depannya, kami berencana mengembangkan fasilitas seperti hotel hewan dan rumah sakit hewan yang lebih lengkap. Ini merupakan langkah kreatif untuk menyambut potensi ekonomi dari industri pet serta memastikan kesejahteraan hewan terjaga,” imbuhnya.
Kader Zoonosis dan Layanan Berkeliling
Kader yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ini akan menjadi ujung tombak dalam mengedukasi warga dan mengawasi potensi penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis). “Semua layanan ini kami berikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian pemerintah,” tegas Tita.
Yang tak kalah penting, Tita mengingatkan masyarakat bahwa layanan vaksinasi hewan tidak hanya berlangsung pada hari ini saja. “Kami memiliki program layanan berkeliling rutin ke 15 kelurahan di Cimahi sesuai jadwal. Layanan ini mencakup vaksinasi rabies dan juga vaksinasi flu burung untuk unggas. Masyarakat dapat menghubungi kelurahan masing-masing untuk mengetahui jadwalnya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sterilisasi sebagai bagian dari pengendalian populasi hewan peliharaan yang bertanggung jawab. “Sterilisasi, khususnya pada kucing jantan, adalah cara humanis untuk mengontrol populasi yang berlebih.





