, ,

Hujan Deras Dan Angin Kencang Lumpuhkan Total Transportasi Cimahi-Bandung

oleh -300 Dilihat

Banjir Bandang Lumpuhkan Arus Cimahi-Bandung, Bus Terjebak dan Pengendara Terombang-ambing

Cimahi  Aktivitas transportasi penghubung Kota Cimahi dan Bandung sempat lumpuh total, setelah hujan deras yang disertai angin kencang menghantam kawasan tersebut. Bukan sekadar hujan biasa, curahan air dalam durasi yang cukup lama ini berubah menjadi bencana banjir yang menerjang sejumlah titik, dengan kawasan Kelurahan Cigugur Tengah dan Jalan Mahar Martanegara menjadi yang terparah.

Hujan Deras Dan Angin Kencang Lumpuhkan Total Transportasi Cimahi-Bandung
Hujan Deras Dan Angin Kencang Lumpuhkan Total Transportasi Cimahi-Bandung

Baca Juga : Gelombang Penghematan Menyapu Cimahi, Imbas Dana Pusat Yang Menyusut

Air dari Sungai Ciputri yang tak lagi mampu menampung debit air meluap dengan dahsyatnya, menggenangi badan jalan utama. Hanya dalam hitungan menit, akses vital dari Cimahi menuju Bandung melalui kawasan Cimindi terputus sama sekali. Pemandangan yang biasanya dipadati kendaraan berganti dengan lautan air berwarna keruh yang mengalir deras.

Kondisi Jalan Berubah Jadi ‘Sungai’, Pengendara Terpaksa Mengalah

Tinggi genangan air dilaporkan mencapai lebih dari 60 sentimeter, dengan arus yang cukup kencang untuk menjatuhkan sepeda motor. Banyak pengendara yang awalnya memaksa menerobos, akhirnya harus menyerah dan terjatuh, terseret arus bersama kendaraan mereka. Situasi mencemaskan ini memaksa komunitas warga setempat turun tangan untuk membantu mengevakuasi korban dan menarik motor yang terendam.

“Kejadiannya tadi sore, beberapa pengendara motor nekat lewat, tapi akhirnya jatuh dan terseret arus. Kami bersama warga yang lain turun membantu, padahal sudah kami ingatkan berkali-kali untuk tidak memaksakan diri. Yang bikin heboh, ada satu unit bus angkutan karyawan yang mogok di tengah-tengah banjir karena mesinnya kemasukan air,” ujar Ujeng, seorang warga setempat yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Bus yang mogok itu sempat memperparah kondisi karena menghalangi aliran air yang sudah meluber. Berkat kerja sama warga, bus berukuran besar itu akhirnya berhasil didorong ke tempat yang lebih aman, membuka kembali jalur air yang tersumbat.

Banjir Langganan yang Tak Kunjung Berakhir

Bagi warga Cigugur Tengah, banjir seperti ini sudah menjadi ‘langganan’ yang datang setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan mereka. Setiap kali hujan deras, Sungai Ciputri pun meluap, memutus akses warga dari Kampung Cigugur menuju Jalan Mahar Martanegara.

“Di sini rutin banjir, airnya pasti meluber dari sungai. Dampaknya bukan cuma untuk pengendara yang lewat, tapi kami warga sekitar juga sangat terdampak. Apalagi kalau hujan di kawasan hulu, seperti Cisarua dan Lembang, sangat deras, maka banjir di sini akan lebih parah dan lebih cepat datangnya,” keluh Ujeng, menggambarkan siklus tahunan yang selalu mereka hadapi.

BPBD: Drainase Tidak Optimal, Tanya Genangan Cepat Surut

Menanggapi kejadian ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, mengonfirmasi bahwa titik di Jalan Mahar Martanegara memang rawan banjir. Menurutnya, akar masalahnya terletak pada sistem drainase kota yang tidak berfungsi secara optimal dalam menyalurkan limpasan air hujan. “Jadi, ini memang karena saluran drainase kota yang kurang berfungsi optimal.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.