, ,

Graha Binangkit Bergemuruh, POR Lansia Kota Bandung 2025 Resmi Dibuka

oleh -265 Dilihat

Energy of Lansia”: 660 Senior Bandung Buktikan Usia Hanya Angka di POR Lansia 2025

Cimahi- Gedung Graha Binangkit bergemuruh bukan oleh dentuman musik modern, melainkan oleh tawa ceria dan semangat membara dari 660 pahlawan senior Kota Bandung. Pekan Olahraga (POR) Lansia Kota Bandung 2025 resmi dibuka, menyulap venue tersebut menjadi ajang adu energi, sportivitas, dan kebahagiaan yang menginspirasi.

Graha Binangkit Bergemuruh, POR Lansia Kota Bandung 2025 Resmi Dibuka
Graha Binangkit Bergemuruh, POR Lansia Kota Bandung 2025 Resmi Dibuka

Baca Juga : Investasi Sosial Whoosh Sebuah Kritik Berbasis Teori Inovasi Sosial

Acara yang berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Oktober 2025 ini, tidak sekadar perlombaan, tetapi sebuah festival kebugaran dan silaturahmi bagi para lanjut usia (lansia) dari 30 kecamatan se-Kota Bandung. Dengan seragam berwarna-warni membentuk lautan pelangi, mereka datang dengan satu misi: membuktikan bahwa semangat juang tak pernah lekang oleh waktu.

Semangat yang Menggetarkan Panggung

Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan meriah. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang hadir untuk membuka acara secara resmi, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Dari atas panggung, ia menyaksikan langsung gelora energi yang dipancarkan oleh para peserta.

“Saya berdiri di sini, dan yang saya rasakan bukanlah energi para senior, tetapi energi pemuda-pemudi dengan semangat membara! Meskipun usia sudah di atas 60 tahun, semangatnya terasa seperti usia 26 tahun. Wajah-wajah yang penuh kebahagiaan ini adalah contoh nyata bagi generasi muda untuk tidak mudah menyerah pada keadaan,” ujar Erwin disambut gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai peserta.

Erwin menekankan bahwa olahraga adalah kunci menuju hidup yang tidak hanya sehat, tetapi juga penuh makna. “Dengan aktif bergerak, otot-otot kita terlatih, dan yang terpenting, hormon kebahagiaan akan terlepas. Ingatlah, lansia yang kuat dan bersemangat lebih dicintai Allah daripada yang lemah. Acara ini adalah wadah untuk bersyukur atas nikmat kesehatan dan mempererat tali silaturahmi antar sesama,” tambahnya penuh motivasi.

Tiga Cabang Olahraga yang Menjaga Vitalitas

Di bawah tema “Energy of Lansia”, POR Lansia 2025 dirancang khusus untuk merayakan semangat juang dan produktivitas para senior. Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, ketiga cabang olahraga yang dipertandingkan—senam lansia, catur, dan tenis meja—dipilih dengan pertimbangan mendalam.

“Cabang-cabang ini ramah untuk fisik lansia, namun sangat efektif untuk menjaga kebugaran jantung, kelenturan sendi, ketangkasan, serta koordinasi antara pikiran dan tubuh. Senam melatih kebugaran secara menyeluruh, catur mengasah ketajaman otak, dan tenis meja melatih refleks serta fokus,” jelas Sigit.

Ia juga menegaskan bahwa POR Lansia adalah bentuk penghormatan nyata bagi para senior yang telah menjadi fondasi dan membangun Kota Bandung. Para juara nantinya tidak hanya akan membawa pulang kebanggaan, tetapi juga tropi kejuaraan, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebagai apresiasi atas prestasi mereka.

Lebih dari Sekadar Lomba, Ini adalah Perayaan Hidup

Rangkaian acara ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari peringatan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB) yang mengusung semangat “Kota Ramah dan Inklusif untuk Semua Usia”. Kehadiran perwakilan dari DPRD Kota Bandung, PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta organisasi lansia seperti LLI, PWRI, dan KLP semakin menegaskan komitmen kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung para lansia.

Suasana di dalam Graha Binangkit benar-benar hidup. Saat musik pengiring senam mengudara, ratusan lansia serentak bergerak mengikuti irama dengan ceria. Tawa, canda, dan saling menyemangati terdengar di setiap sudut, mengukirkan senyum di wajah semua yang hadir.

POR Lansia Kota Bandung 2025 telah berhasil menjadi bukti nyata bahwa masa tua bukanlah tentang kemunduran, melainkan tentang merayakan hidup dengan cara yang paling bersemangat dan bermakna. Seperti kata-kata penutup Wakil Walikota Erwin, “Setiap langkah Bapak dan Ibu hari ini adalah amal kebaikan yang membawa berkah bagi kita semua.”

Merayakan Persahabatan dan Prestasi di Lapangan

Kegiatan di lapangan Graha Binangkit kemudian menunjukkan semangat itu dalam aksi. Misalnya, di area tenis meja, pertandingan berlangsung sengit. Setiap pemain memukul bola dengan konsentrasi penuh, dan sorak-sorai keluarga serta teman selalu menyemangati setiap point yang mereka raih. Sementara itu, di sudut ruangan lain, nuansa hening namun penuh ketegangan menyelimuti meja-meja catur. Para peserta menyusun strategi dengan sabar, memikirkan setiap langkah untuk mengalahkan lawan.

Namun, di luar arena pertandingan, suasana persahabatan justru lebih menonjol. Banyak peserta menggunakan momen ini untuk bersilaturahmi dengan teman lama dari kecamatan lain. Mereka bercengkerama sambil bertukar cerita, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang hangat.

Kisah Inspiratif dari Para Peserta

Beberapa peserta pun membagikan kisah inspiratif mereka. Ibu Siti (68) dari Kecamatan Sukajadi, contohnya, dengan semangat bercerita. “Saya berlatih tenis meja secara rutin bersama grup kami setiap akhir pekan. Kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi membuat saya merasa bugar dan bahagia,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain itu, Bapak Asep (70) dari Kecamatan Bandung Wetan juga menyampaikan antusiasmenya. “Event seperti POR Lansia ini sangat kami tunggu-tunggu. Ini adalah kesempatan kami untuk menunjukkan bahwa kami masih aktif dan produktif. Terlebih lagi, kami bisa bertemu dengan banyak teman sebaya,” tuturnya.

Komitmen Kota untuk Lansia yang Berdaya

Penyelenggaraan POR Lansia ini jelas menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bandung. Bahkan, Dinas Sosial turut berpartisipasi dengan menyediakan posko kesehatan lengkap dengan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta selama berlomba.

Kedepannya, kami berencana menambah lebih banyak cabang olahraga yang sesuai untuk lansia, seperti jalan sehat atau bocce. Dengan demikian, semakin banyak senior yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya.”

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.